Sekarang aku tau.
Hari ini kamu tau,
Bahwa kamu tidak sepenuhnya benar.
Kamu juga salah karena membuat mereka menangis.
Kamu juga jahat karna membuat mereka merasa diabaikan.
Minta maaflah, karena sudah menyakiti hati orang lain.
Hari ini kamu juga tau,
Bahwa kamu yang dihitung tibatiba hadir diantara mereka.
Kamu yang dianggap menyusup diantara intimnya pertemanan mereka.
Kamu yang keliru berpikir sudah menjadi bagian dari mereka.
Minta maaflah, karena sudah membiarkan hatimu mengabaikan logikamu.
Hari ini kamu sepertinya lebih tau,
Bahwa menjadi pribadi yang merindukan tempat untuk berbagi secara kasih sayang bukanlah hal yang mudah.
Tidak semua orang siap membuka hati mereka untuk menyayangimu.
Tidak semua orang siap merangkulmu dan membisikkan kesalahan kesalahan yang kau lakukan kepada mereka secara lembut.
Tidak semua orang bisa menguatkanmu dan mampu untuk kau kuatkan.
Minta maaflah, karena kau harus melupakan keinginan itu dan pergi menemui realita kehidupanmu.
Bahwa kamu tidak sepenuhnya benar.
Kamu juga salah karena membuat mereka menangis.
Kamu juga jahat karna membuat mereka merasa diabaikan.
Minta maaflah, karena sudah menyakiti hati orang lain.
Hari ini kamu juga tau,
Bahwa kamu yang dihitung tibatiba hadir diantara mereka.
Kamu yang dianggap menyusup diantara intimnya pertemanan mereka.
Kamu yang keliru berpikir sudah menjadi bagian dari mereka.
Minta maaflah, karena sudah membiarkan hatimu mengabaikan logikamu.
Hari ini kamu sepertinya lebih tau,
Bahwa menjadi pribadi yang merindukan tempat untuk berbagi secara kasih sayang bukanlah hal yang mudah.
Tidak semua orang siap membuka hati mereka untuk menyayangimu.
Tidak semua orang siap merangkulmu dan membisikkan kesalahan kesalahan yang kau lakukan kepada mereka secara lembut.
Tidak semua orang bisa menguatkanmu dan mampu untuk kau kuatkan.
Minta maaflah, karena kau harus melupakan keinginan itu dan pergi menemui realita kehidupanmu.
Komentar
Posting Komentar